Berita Fintech
Acorns Go Public dengan Valuasi $2.2 Miliar

Aplikasi tabungan dan investasi populer Acorns hari ini mengumumkan niat mereka untuk go public melalui kesepakatan dengan Special Purpose Acquisition Company (SPAC) Pioneer Merger Corp. Dengan valuasi tiga kali lipat dari nilai perusahaan dua tahun lalu, angka $2.2 miliar dolar adalah hanyalah satu contoh dari sekian banyak kesepakatan SPAC yang membuat valuasi fintech melonjak dalam beberapa bulan terakhir. SPAC dipimpin oleh tokoh-tokoh terkenal di industri teknologi, termasuk salah satu pendiri Uber Oscar Salazar, salah satu pendiri Lifelock Todd Davis, dan mantan CEO E-Trade Mitchell Caplan. Investor institusional lainnya termasuk Wellington Management, Declaration Partners, dan The Rise Fund. Perusahaan berencana untuk mencatatkan sahamnya di NASDAQ dengan ticker “OAKS” sekitar paruh kedua tahun 2021.
Membantu Generasi Milenial Menghemat Uang
Acorns diklaim sebagai startup fintech berbasis langganan terbesar di Tanah Air. Menurut perkiraan terbaru, perusahaan ini memiliki lebih dari 4 juta pelanggan, jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat 10 juta pada tahun 2025. Pelanggan membayar biaya berlangganan antara 1 hingga 5 dolar per bulan untuk layanan Acorns. Sebagai imbalannya, Acorns menerima transaksi debit dan kredit pelanggan dan membulatkannya ke dolar terdekat, lalu menginvestasikan sisa uang tersebut ke dalam ETF. Aplikasi ini berbeda dari platform populer seperti Robinhood atau Interactive Brokers, yang menawarkan kesempatan kepada pedagang untuk berinvestasi secara aktif. Sebaliknya, Acorns menghilangkan proses pengambilan keputusan, memungkinkan individu untuk berinvestasi secara pasif dan tidak perlu khawatir untuk terus mengawasi portofolio mereka. Didirikan pada tahun 2014, perusahaan ini telah menjadi favorit generasi milenial, terutama selama setahun terakhir karena investasi menjadi semakin populer.
Perusahaan ini juga telah berekspansi ke bidang pendidikan keuangan, dengan perusahaan seperti BlackRock, PayPal, NBCUniversal, dan Comcast Ventures bermitra dalam aspek bisnis ini. CNBC, perusahaan milik NBCUniversal, bekerja sama dengan Acorns untuk menyediakan konten keuangan yang dipersonalisasi kepada pengguna aplikasi melalui fitur yang disebut Grow Magazine. Dari dasar-dasar investasi hingga informasi pensiun, pengguna yang memilih sistem tingkat $3 atau $5 yang lebih tinggi akan memiliki akses ke berbagai alat untuk membantu mengembangkan literasi keuangan. Sekali lagi, konten tersebut sebagian besar ditargetkan pada demografi milenial muda yang baru pertama kali dalam hidup mereka terpapar investasi. Selain informasi investasi dan keuangan dasar, perusahaan juga memiliki cabang di bidang kartu debit, produk perbankan, dan layanan pensiun.
Penawaran Fintech SPAC Berlanjut dengan Kecepatan yang Memusingkan
Acorns bergabung dengan banyak perusahaan fintech lain yang ingin go public melalui jalur SPAC. Sementara di bulan April terjadi perlambatan dalam pembentukan SPAC baru (10 berbanding 109 bulan sebelumnya), namun ada beberapa kesepakatan yang dikabarkan atau dikonfirmasi sedang dikerjakan. Beberapa perusahaan paling terkenal yang memilih jalur SPAC termasuk aplikasi keuangan pribadi SoFi dan aplikasi investasi e-Toro.












